Pakaian Kimun Gia

By | April 28, 2022

Pakaian Kimun Gia. Sementara itu, bawahan dari kimun gia berupa kain songket yang diberi aksesori ikat pinggang emas. Kimun gia juga dilengkapi dengan beberapa aksesori seperti ikat pinggang emas hingga selendang merah.

9 Pakaian Adat Maluku Serta Penjelasannya Tambah Pinter
9 Pakaian Adat Maluku Serta Penjelasannya Tambah Pinter from tambahpinter.com

Uniknya, warna yang digunakan akan berbeda seiring dengan berbedanya usia pemakainya. Warna cele didominasi merah dan putih. Desainnya sederhana, seperti kebaya putih pada umumnya.

Kimun Gia Ini Terbuat Dari Kain Satin Berwarna Terang Yang Dapat Melambangkan Jiwa Muda Masyarakat Maluku.

Gak lupa juga, dalam pemakaiannya disertai dengan beberpa aksesoris atau perhiasan yang terbuat dari emas asli seperti bros, kalung, ikat pinggang, dan tusuk konde. Perlu diketahui bahwa sebenarnya di maluku utara sendiri memiliki empat jenis pakaian adat yang sangat akrab dikalangan masyarakat maluku utara. Ketika sedang mengenakan pakaian tradisional ini, para wanita kerap menambahkan beberapa aksesoris pendukung serta perhiasan yang dibuat dari bahan logam.

Busana Yang Dikenakan Oleh Istri Sultan Terdiri Ataskebaya Panjang Atau Kimun Gia, Yang Terbuat Dari Kain Satin Berwarna Putih Dengan Pengikat Pinggang Yang Terbuat Dariemas, Serta Kain Panjang.

Manteren lamo dikenakan oleh para sultan, sedangkan kimun gia merupakan pakaian khas permaisuri dari sultan. Baju ini dapat dipasangkan dengan celana panjang hitam maupun putih. Kain songket digunakan dibawah pakaian ini.

Seperti Untuk Wanita Muda, Warna Yang Dipakai Adalah Warna Terang Untuk Menyimbolkan Jiwa Muda.

Menurut kepercayaan masyarakat maluku dan maluku utara, warna tersebut menyimbolkan jiwa muda dari masyarakat maluku. Uniknya, warna yang digunakan akan berbeda seiring dengan berbedanya usia pemakainya. Kimun gia adalah pakaian sejenis kebaya, yang digunakan oleh wanita ambon segala umur.

Baju Koja Khas Maluku Tersebut Berbentuk Jubah Panjang Khusus Dikenakan Kaum Lelaki.

Penggunaan warna terang sebagai lambang dari jiwa muda yang dimiliki masyarakat maluku. Hal yang membuat unik adalah pembedaan warna pada usia jika seorang wanita ingin memakainya. Kimun gia juga dilengkapi dengan beberapa aksesori seperti ikat pinggang emas hingga selendang merah.

Meskipun Demikian Baju Adat Ini Tetap Saja Memiliki Perbedaan Yaitu Pada Bagian Bawahan Alias Rok.

Sementara itu, bawahan dari kimun gia berupa kain songket yang diberi aksesori ikat pinggang emas. Seperti kimun gia, pakaian ini untuk pria sanak family kerajaan. Seperti pakaian adat khas maluku, kimun gia terdiri dari kebaya putih berbahan satin dan bawahan kain songket.

Leave a Reply

Your email address will not be published.