Pakaian Dodot Jawa

By | October 18, 2021

Pakaian Dodot Jawa. Pakaian adat ini memiliki makna dan filosofi yang dalam, di mana dalam busana ini mengandung simbol berserah diri kepada tuhan yang maha esa. Pakaian khas jawa memiliki makna dan filosofi yang berbeda, sehingga pakaian ini sangat terkenal di berbagai daerah dan masyarakat luas.

8++ Pakaian Adat Jawa Makna Filosofi Kebudayaan, Gambar
8++ Pakaian Adat Jawa Makna Filosofi Kebudayaan, Gambar from rimbakita.com

Kahiyang tampil cantik dalam balutan kain dodot bernuansa hijau dan baju bludru menutupi bagian pundak hingga pinggang. Hal ini tentu jadi salah satu bukti bahwa masyarakat indonesia tidak berhenti dalam melestarikan adat dan budaya yang sudah lama ada di dalam diri bangsa indonesia. Pakaian adat jawa timur dari tlatah jawa panoragan.

Selain Pakaian Tradisional, Ada Juga Pakaian Adat Jawa Yang Yang Hanya Dipakai Pengantin Saat Pernikahan.

Bahan yang digunakan untuk sinjang ini adalah kain batik yang memiliki motif batik yang khas. Basahan adalah pakaian adat yang biasa dipakai para pengantin di jawa selain kanigaran. Untuk kembali melestarikan busana adat jawa tersebut, keraton kasunanan surakarta atau keraton solo mengenalkan busana kapuhan kepada kelompok pecinta budaya di solo.

Meskipun Hanya Memiliki Fungsi Tersebut, Tapi Sinjang Atau Dodot Ini Tetap.

Dodot ini merupakan kain batik panjang yang berfungsi sebagai penutup tubuh bagian bawah. Kedua mempelai biasa memakai kain kemben panjang dan lebar yang dinamakan kain dodot. Salah satu pakaian adat pengantin yang cukup sering dipilih adalah pakaian pengantin adat jawa.

Pakaian Pengantin Adat Jawa Sendiri Bisa Berupa Kebaya Ataupun Dodotan.

Kebaya ini biasanya dibuat dengan bahan tipis yang dipadukan dengan kain batik, songket, dan sarung. Biasanya dibalutkan ke tubuh sebagai kemban seperti yang familiar di daerah keraton, sehingga memberi kesan yang ningrat. Untuk resepsi malam hari, kahiyang dan bobby mengenakan pakaian adat solo basahan keprabon.

Pakaian Adat Jawa Memiliki Kemiripan Di Setiap Daerahnya, Baik Itu Jawa Barat, Jawa Tengah Dan Jawa Timur.

Kebanyakan keturunan etnis ini menetap di pulau jawa, namun banyak pula yang menyebar dan tinggal di pulau lain di nusantara. Keberadaan dari pakaian adat ini juga tidak terlalu penting namun juga dibutuhkan. Karena persebarannya yang begitu luas, tradisi jawa banyak.

Keduanya Tampil Dengan Baju Pengantin Yang Berbeda Seperti Resepsi Siang Hari.

Busana ini juga dikenal dengan nama dodot karena kedua mempelai biasanya mengenakan kain kemben panjang dan lebar yang biasa dinamakan kain dodot. Dodot sendiri identik dengan pernikahan budaya jawa adat solo yang punya makna filosofis sebagai kesejahteraan dan keharmonisan. Busana adat kampuhan kakung atau biasa dikenal dengan istilah dodotan menjadi busana yang yang mulai jarang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.